Selasa, 25 Juli 2023

Surat Roma

I.                   Penyebab Surat Ditulis

Awal mula dari adanya surat paulus kepada jemaat roma, karena pada saat itu paulus ingin pergi ke kaisaran romawi. surat ini ditulis oleh rasul paulus dengan sangat komprehensif karena surat ini berisi mengenai dosa dan hidup di tengah-tengah masyarakat romawi dan di dalam surat ini juga berisi mengenai orientasi bagaimana pribadi Kristus dan mengenai landasan iman. Dengan tujuan untuk memberitakan injil agar orang-orang di roma mengikuti rasul paulus untuk memberitakan injil. Tetapi pada saat paulus menulis kitab roma orang-orang yahudi banyak yang diusir oleh kaisar claudius karena pemberitaan adanya Kristus ditengah-tengah orang roma dan yahudi sehingga terjadi pro dan kontra di tempat tersebut.

II.                Jawab yang diberitakan oleh penulis

Ketika rasul paulus sampai diroma, paulus memusatkan perhatiannya kepada misi. selama misi berlangsung paulus mengingatkan masyarakat roma agar tidak sombong karena orang-orang di roma bukan lagi asli orang yahudi dan kesombongan akan mendatangkan hukuman tetapi paulus juga menekankan bahwa mereka harus mau mengikuti perintah Kristus karena mereka akan mendapatkan keselamatan. Keselamatan yang akan di dapatkan itu semua berasal dari Kristus. Meskipun bukan paulus yang mendirikan jemaat roma pada pertama sekali tetapi orang-oran romawi mau mengikuti apa yang diajarkan oleh rasul paulus.

III.             Argumen yang dipakai penulis untuk mendukung jawabannya

Sebelum memberitakan injil kepada orang-orang romawi, ada dua orang yang datang kepada rasul paulus dan mengatakan bahwa telah terjadi perpecahan dan oleh karena itulah rasul paulus kemudian berangkat ke roma untuk memberitakan injil karena dia takut seperti yang terjadi di kota Galatia. Selama menjalankan pekabaran injil di romawi, rasul paulus membuat berbagai macam pengajaran kepada orang-orang romawi dan dan dia juga menguraikan kepada jemaat roma mengenai makanan, orang kuat dan orang yang lemah dan pada saat itu juga potensi dari perpecahan semakin luntur dan semakin membaik. Selama pemberitaan injil berlangsung ada beberapa tema yang diterapkan oleh paulus yaitu mengenai sejarah keselamatan, pembenaran dan bagaimana memperolehnya yaitu mengenai pekerjaan Kristus dan pentingnya mengenai pembenaran karena iman, pentingnya peran Roah Kudus dari pada Hukum Taurat dalam menuntun hidup orang yang sudah dibebaskandari kuasa dosa, pembaruan akal budi, dan keselamatan orang yahudi.

IV.             Persamaan pemahaman tentang argumen penulis dan pembaca

Pemahaman rasul paulus di dalam peginjilannya kepada orang  romawi dengan menyatakan bahwa mengikuti perintah Kristus akan membawa keselamatan, pernyataan itu diterima dengan baik oleh orang romawi, dan pembaca sendiri juga setuju dengan penulis karena tidak ada alasan untuk menolak atau melanggar perintah Krsitus karena Kristuslah yang mempunyai hidup setiap manusia dan Kristus juga lah yang mempunyai segala yang ada di dunia ini. Dan selama pemberitaan injil di roma, rasul paulus tidak mengalami hambatan yang begitu serius karena dia didukung oleh pendiri dari jemaat di roma yaitu Priska dan Akuila. Mereka berdualah yang pertama sekali mengatakan kepada paulus bagaimana keadaan masyarakat romawi yang mengalami perpecahan karena Kristus.

V.                Apakah argumen mencapai tujuan

Dalam pemberitaan injil, rasul paulus membuat sistem tanyak jawab untuk menunjukkan kebenaran dan menolak kesahalan pemahaman yang selama ini diterapkan oleh orang-orang roma dan itu terbukti bahwa orang-orang romawi tidak lagi mengalami perpecahan dan mereka menjadi jemaat yang universal dan mencegah masuknya lawan-lawan kepada jemaat di roma dan mengarahkan jemaat roma untuk misinya ke Spanyol. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Religious Moderation: Strengthening Relationships In Order To Maintain Religious Harmony In Indonesia

  I. Introduction Indonesia has a pluralistic nation, namely a nation that has a variety of ethnicities, cultures and religions. This was ...